BPR Berprestasi di Tengah Masa Krisis

bank intidanaPada tahun 2015 Bank Perkreditan Rakyat LPK Cipatujuah serta BPR Bumi Bekasiartha pernah didapuk sebagai BPR dengan kinerja yang sangat bagus yang dimana mereka meraih skor masing-masing sebesar 99,87% dan juga 99,78%. Keduanya juga dinilai mempunyai aset serta rasio-rasio keuangan yang dimana di atas standar regulasi ataupun industri. Selain dari laporan keuangan, BPR yang dapat dirating harus mempunyai aset di atas Rp 25 miliar. Dan dari 599 BPR yang telah dirating, 433 BPR diantaranya mempunyai kinerja “sangat bagus”, lalu ada sekitar 108 BPR yang berpredikat “bagus”, dan 25 BPR yang berpredikat “cukup bagus”, selain itu ada 32 BPR berpredikat “tidak bagus”, serta ada 1 BPR yang dieliminasi. Selain itu, Biro Riset Infobank pun melakukan pengelompokan BPR yang berdasarkan aset. Ada sekitar 253 BPR yang beraset Rp 25 miliar hingga di bawah Rp 50 miliar. Lalu ada 171 BPR yang beraset Rp 50 miliar hingga di bawah Rp 100 miliar.

bprDan dari ratusan BPR tersebut, ada 10 BPR yang memperoleh nilai tertinggi salah satunya adalah bank Intidana. Menurut Infobank, perolehan skor yang diperoleh oleh BPR ini berada di atas angka yang didapatkan oleh bank umum. Dan juga, hal tersebut pun juga menunjukkan jika tingkat kompetisi BPR cukup tinggi jika dihadapkan dengan bank-bank umum lainnya. Di tahun ini juga persentase BPR dengan kinerja “sangat bagus” mencapai 72,29% dan meningkat cukup banyak dari tahun-tahun sebelumnya yaitu 67,26%. Kemudian pada Bulan Juli 2019 Majalah Infobank pun kembali melakukan penilaian untuk prestasi BPR di seluruh Indonesia. Dan penilaian tersebut dititikberatkan kepada rasio keuangan serta pertumbuhan BPR dengan cara mengambil kinerja keuangan pada periode Desember 2017 – 2018. Selain itu, Biro Riset Infobank pun juga melaporkan jika secara umum kinerja dari industri perbankan ini cenderung stagnan. Dan sepanjang tahun 2018 industri BPR juga mencatatkan pertumbuhan sebesar 9,77% atau menjadi sebesar Rp98,22 triliun, dimana ini masih sedikit melambat jika dibandingkan dengan tahun 2017 yang naik sebesar 9,55%. Hal tersebut juga diperparah dengan semakin menurunnya kualitas kredit, yang dimana terindikasi dengan rasio kredit yang bermasalah dimana berada di level 6,37% dan telah naik dari level 6,15% di tahun 2017 lalu. Dan juga, penghimpunan dana pihak ketiga pada tahun 2017 pun mampu untuk tumbuh sebesar 12,06%, lalu pada tahun 2018 akhirnya mengalami perlambatan menjadi 8,36%. Tapi dari sisi laba, masih terjadi kenaikan sebesar 5,02% dan menjadi Rp3,37 triliun.

Kemudian per akhir tahun 2019 total aset industri dari BPR di seluruh Indonesia mencapai hingga Rp135,69 triliun atau meningkat sebesar 7,74%. Dan di penilaian kali ini, BPR Buana Artha Lestari pun akhirnya berhasil menduduki peringkat 55 dari 96 BPR yang beraset mulai dari Rp100 Miliar hingga Rp250 Miliar se Indonesia dengan predikat “Sangat Bagus” serta memperoleh penghargaan Infobank BPR Awards. Dan atas penghargaan yang membanggakan tersebut, BPR Buana Artha pun tidak lantas menjadi lupa diri. Bahkan hal tersebutlah yang menjadi pemicu untuk selalu terus berkarya dengan memberikan layanan terbaik untuk seluruh nasabah mereka. Tidak lupa juga jika BPR Buana Artha selalu mengucapkan terimakasih atas kepercayaan yang diberikan oleh masyarakat Surakarta dan sekitarnya yang telah menjatuhkan pilihannya kepada BPR Buana Artha sebagai mitra keuangan mereka.

Zakat Online Digital Mandiri Syariah

zakat onlinePT Bank Syariah Mandiri saat ini menyiapkan aplikasi zakat online digital yang dimana aplikasi yang satu ini dibuat bertujuan untuk membantu masyarakat agar dapat menyalurkan zakat fitrah, zakat mal, infak serta sedekah di tengah-tengah kondisi pandemi COVID-19 saat ini yang dimana kondisi ini mengakibatkan warga harus tetap di rumah saja. Riko Wardhana, seorang Group Head Digital Banking Sales & Partnership Mandiri Syariah pun mengatakan jika sebagai bank syariah terbesar yang ada di Indonesia serta gencar untuk tetap melakukan transformasi digital, maka Mandiri Syariah hadir untuk dapat memberikan solusi serta untuk selalu siap mengawal kebutuhan perbankan yang ada di masyarakat meski pun di tengah-tengah kondisi pandemi seperti ini. MSM atau yang merupakan singkatan dari Mandiri Syariah Mobile dapat memudahkan para nasabah untuk membayar zakat fitrah tanpa mereka harus khawatir akan penyebaran virus yang ada di luar rumah.

zakat online mandiri syariahSelain itu, kita pun masih bisa memenuhi kewajiban yang satu ini lebih awal, jadi bisa dimanfaatkan lebih cepat untuk orang-orang yang membutuhkan. dengan mempunyai rekening tabungan di Bnak Mandiri Syariah, masyarakat juga bisa melakukan transaksi perbankan via online, tanpa perlu ke mana-mana hanya dengan menggunakan aplikasi MSM tersebut. Kita dapat melakukan berbagai macam transaksi kapan saja termasuk untuk melakukan pembayaran di toko online. Mandiri Syariah juga sudah bekerjasama dengan beberapa merchant sehingga akan lebih memudahkan nasabah untuk berbelanja secara online. Dengan menggunakan aplikasi MSM ini, nasabah pun bisa melakukan pembelian pulsa maupun pembelian paket data untuk penggunaan layanan internet. Anda hanya perlu mengunduh MSM saja, lalu selanjutnya ikuti prosesnya dan hanya dalam waktu 10 menit saja Anda sudah mempunyai rekening Mandiri Syariah.

zakat online terpercayaDengan melihat pertumbuhan transaksi Mandiri Syariah yang kian membaik pada kanal digitalnya, pihak Mandiri Syariah pun akhirnya akan lebih terfokus untuk meningkatan kualitas serta diversifikasi layanan mereka yang ada di kanal digital khususnya melalui aplikasi Mandiri Syariah Mobile atau MSM. Pendapatan komisi Mandiri Syariah sendiri yang ada di kanal digital naik sekitar 36,97% dari yang awalnya Rp 52,06 miliar per Maret 2019 kini menjadi Rp 71,31 per Maret 2020. Dan pendapatan komisi tersebut memiliki kontribusi tertinggi selama ini dengan pertumbuhan sebesar 55,76% dari yang awalnya Rp 8,04 miliar per Maret 2019 hingga kini menjadi Rp12,52 miliar per Maret 2020. MSM ini tidak hanya bisa untuk melakukan transaksi pembayaran saja, tapi juga dapat memudahkan nasabah untuk membayar zakat secara online sehingga para nasabah tersebut tidal perlu repot-repot keluar rumah untuk mebayar zakat. Terutama di kondisi wabah seperti saat ini dimana ada banyak sekali masyarakat yang sudah terdampak akan adanya Covid-19 ini yang sangat membutuhkan bantuan kita.

Bahkan hingga kini MSM dapat untuk melakukan pembukaan rekening secara online. Para masyarakat pun tidak harus ke luar rumah serta pergi ke Kantor Cabang Bank Mandiri untuk membuka rekening, hanya dengan bermodalkan aplikasi Anda sudah dapat memanfaatkan berbagai macam fitur-fitur dari MSM untuk beramal soleh terutama di bulan yang penuh berkah ini serta di tengah-tengah pandemi seperti ini. Untuk membuka Rekening secara Online di Mandiri Syariah Anda bisa mengaksesnya di Mandiri Syariah Mobile setelah Anda mengunduhnya melalui Apps store untuk pengguna IOS serta di Playstore untuk pengguna Android.